Pengertian dan Contoh Kalimat

Pengertian dan Contoh Kalimat | Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengertian dan contoh kalimat. Sebagaimana pada artikel sebelumnya, pembahasan kali ini masih diambil dari buku Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis (CV. Karyono, 2005) dengan beberapa penambahan.

Pengertian atau Definisi Kalimat

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa.

Pejelasan

Bahasa terdiri dari dua lapisan, yaitu lapisan bentuk dan lapisan arti yang dinyatakan oleh bentuk itu. Bentuk bahasa terdiri dari satuan-satuan yang dapat dibedakan menjadi dua satuan, yaitu satuan fonologik dan satuan gramatik. Satuan fonologik meliputi fonem dan suku, sedangkan satuan gramatik meliputi wacana, kalimat, klausa, frase, kata, dan morfem.

Kalimat ada yang terdiri atas satu kata, misalnya Ah!; Kemarin, terdiri dari dua kata, misalnya itu toko, ada yang terdiri dari tiga kata, misalnya mereka akan berangkat, dan ada yang terdiri dari empat, lima, enam kata dan seterusnya. Sesungguhnya yang menentukan satuan kalimat bukan banyaknya kata yang menjadi unsurnya, melainkan insotnasinya. Setiap satuan kalimat dibatasi oleh adanya jeda panjang yang disertai nada akhir turun atau naik. Untuk menjelaskannya, di bawah ini diberikan contoh sebagai berikut:

Contoh Kalimat dan Penjelasannya

Beberapa hari Bapak hanya termangu-mangu saja. Ia tidak berangkat ke kantor, juga tidak lagi mencangkul di ladang. Untunglah, Ibu tidak berlari-lari. Ibu hanya diam di rumah saja, hanya kadang tertawa dan menangis. Ah, Ibu. Badanku menjadi kurus. Sudah tiga hari aku tidak masuk sekolah. Ocehan kawan-kawan sangat menyayat hatiku. Rupanya berita ini sudah sampai pula ke sekolahku. Siapa yang membawanya? Sekarang tugasku hanya menunggu Ibu di rumah, sedang Bibi ikut membantu memasakkan lauk, tetapi sering pula Bibi ikut menunggu Ibu dan membiarkan Ida bermain-main sendiri di tamannya yang kecil.

Kalau diperhatikan orang mengucapkan tuturan di atas, jelas dapat didengar adanya penggalan-penggalan atau jeda bertingkat-tingkat: ada pendek, misalnya antara kata beberapa dan hari, antara kata hanya dan termangu-mangu, dan antara termangu-mangu dan saja; ada yang sedang, misalnya frase beberapa hari dan kata bapak,  antara kata bapak  dan frase hanya;  dan ada yang panjang disertai nada akhir turun atau naik. Jeda panjang yang disertai nada akhir turun terdapat sesudah orang mengucapkan kata saja, ladang, berlari-lari, menangis, Ibu, kurus, sekolah, hatiku, sekolahku dan kecil, sedangkan jeda panjang yang disertai nada akhir naik terdapat sesudah orang mengucapkan kata membawanya. Jadi berdasarkan intonasinya, ialah berdasarkan jeda panjang yang disertai nada akhir turun atau naik.

Baca Juga: Pengertiandan Contoh Sintaksis dan Morfologi

Itulah beberapa hal terkait dengan pengertian dan contoh kalimat. Mudah-mudahan penjelasan di atas dapat membantu Anda memahi apa itu kalimat berikut contohnya. Mohon bila terdapat kesalahan dalam pengetikan maupun substansi pembahasan. Anda bisa menyampaikannya kepada kami lewat halam kontak yang ada di bagian bawah blog ini. Demikian, harap maklum.
loading...