loading...

Pengertian dan Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Pengertian dan Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung | Kali ini kita akan belajar tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Materi ini sangat perlu untuk dipelajari terutama bagi orang yang akan terjun ke dunia jurnalistik. Sebab, dalam jurnalistik seseorang harus bisa mengubah hasil wawancara menjadi paragraf narasi. Untuk menarasikan hasil wawancara, maka salah satu caranya adalah mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. Lalu, apa pengertian kalimat langsung dan kalimat tidak langsung itu?

Pengertian Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Secara definitif, kalimat langsung adalah kalimat yang secara langsung menuturkan atau menirukan apa yang disampaikan oleh seseorang. Biasanya kalimat ini diapit oleh tanda petik. Sedangkan kalimat tidak langsung sebaliknya, yakni kalimat yang melaporkan apa yang disampaikan oleh orang lain tanpa mengutipnya secara langsung.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dapat berpengaruh kepada kata ganti. Jika dalam kalimat langsung penulis menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua, maka dalam kalimat tidak langsung penulis harus menggunakan kata ganti orang ketiga. Hal ini agar pengertian dari sebuah kalimat tidak menjadi rancu dan multi tafsir.

Kalimat langsung lebih sering digunakan dalam dialog seperti dalam penulisan cerpen. Sementara kalimat tidak langsung banyak dipakai saat menulis karya ilmiah atau jurnalistik. Kedua kalimat tersebut sebenarnya memiliki fungsi masing-masing dan dapat digunakan sebagaimana kebutuhan.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Ungkapan Idiomatik

Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
Contoh kalimat langsung: “Kapan kamu akan berangkat ke Jakarta, Nak?” tanya Parto kepada anaknya. Jika kalimat tersebut diubah pada kalimat tidak langsung, maka akan menjadi: Parto bertanya kepada anaknya tentang kapan dia akan berangkat ke Jakarta. Dalam kalimat pertama, penulis menggunakan kata ganti orang kedua, yakni “kamu”. Sedangkan pada kalimat yang kedua, penulis mengubahnya kepada kata ganti orang ketiga, yaitu “dia”.

Contoh lain kalimat tidak langsung: Guru menghimbau murid-muridnya agar mereka rajin belajar menghadapi ujian akhir semester yang akan digelar minggu depan. Kalau ingin diubah pada kalimat langsung, maka kalimat tersebut akan menjadi: “Kalian harus rajin belajar untuk menghadapi ujian semester akhir yang akan berlangsung minggu depan,” himbau guru kepada murid-muridnya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Semoga penjelasan yang sedikit ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita yang mau belajar. Amin!
loading...